Loading...

KABAR BURUK Ashanty, Sekujur Tubuh Istri Anang Hermansyah Makin Parah Dipenuhi Bentol-bentol

Loading...

Kabar buruk datang dari penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah. Sekujur tubuhnya kini dipenuhi bentol-bentol.

Ashanty sedang dirawat di rumah sakit karena penyakit autoimun yang dimilikinya.


Pada Rabu (20/11/2019) siang, Ashanty menunjukkan kondisinya terkini melalui Instagram story.


Ashanty menunjukkan kondisi tubuhnya yang semakin dipenuhi bentol-bentol.

"Makin parah makin banyak sebadan," tulis Ashanty disertai emotikon menangis, seperti dikutip Kompas.com, Rabu (20/11/2019).

Bentol di tubuh Ashanty
Bentol di tubuh Ashanty (Instagram/@ashanty_ash)
Selain itu, Ashanty juga mengungkapkan keinginannya untuk cepat pulang dari rumah sakit.

Sebelumnya pada Selasa, Ashanty mengatakan tubuhnya dipenuhi bentol-bentol besar kemerahan.

Ashanty juga diketahui telah menjalani endoskopi untuk mengecek adakah penyebaran inflamasi di tubuhnya karena autoimun.

Ashanty bersyukur ia terus mendapat doa dan dukungan semangat dari keluarganya.

Ashanty mengunggah foto bersama suaminya, Anang Hermansyah dan keempat anaknya.

Di dalam foto yang diunggah di Instagram itu, Ashanty duduk di kursi roda sambil memangku Arsy dan Arsya.

Kondisi Ashanty

Baru-baru ini Ashanty menjalani endoskopi untuk memeriksakan organ tubuhnya terkait penyakit autoimun yang diidapnya.

Awalnya tubuh Ashanty bentol-bentol besar sehingga dilarikan ke rumah sakit.

Rupanya, bentol tersebut merupakan reaksi autoimun tubuhnya yang menyerang tiroid.

Oleh sebab itu, kondisi tubuh Ashanty dicek utnuk mengetahui autoimun sudah mengarah ke organ mana saja.

"Autoimunnya mau dicek, ke arah mana saja inflamasinya. Jadi harus sampai tuntas.. udah 3 hari di RS enggak betah. Hari ini dibiopsi diambil buat sample. Doain ya," kata Ashanty melalui Instagram-nya.

Aurel pun mengatakan ibunya menjalani endoskopi dan meminta agar prosesnya berjalan lancar.

Endoskopi merupakan prosedur yang bertujuan untuk melihat kondisi organ tubuh tertentu secara visual dengan menggunakan alat khusus yang disebut endoskop.

Setelah siuman dari bius untuk keperluan endoskopi, Ashanty mengabari kondisinya.

Dalam Instagram Story anaknya, Aurel Hermansyah, Ashanty baru saja menjalani endoskopi.

Wajahnya terlihat letih. Bagian bawah matanya terlihat lebih gelap.

Selang oksigen dipasangkan ke hidung Ashanty.

"Udah selesai (endoskopi) masih fly banget biusnya, doain ya semoga (hasilnya) bagus semuanya," kata Ashanty.

Ashanty jelani endoskopi
Ashanty jelani endoskopi (Instagram/@ashanty_ash)
Kondisi Ashanty juga terlihat dalam unggahannya di Instagram.

Di foto tersebut, wajah Ashanty terlihat pucat.

Matanya terlihat lelah. Ia memangku dua anaknya termudanya.

Ia duduk di kursi roda dan mengenakan selimut.

Aurel, Anang Hermansyah, dan Azriel terlihat mendampingi Ashanty.

"Enggak tahu lagi gimana hidup aku kalau enggak ada mereka my family my everything," tulisnya.

Ashanty Dilarikan ke Rumah Sakit

Ashanty istri Anang Hermansyah dikabarkan dilarikan ke Rumah Sakit Pondok Indah sejak Senin (18/11/2019).

Akibat penyakit autoimun yang diderita Ashanty, istri Anang Hermansyah ini mengaku sekujur tubuhnya terasa gatal dan bentol-bentol.

Bahkan ibu sambung dari Aurel Hermansyah dan Azriel ini sempat mengabarkan dirinya akan melewati beberapa tindakan perawatan.

Kondisi Ashanty yang harus kembali dirawat di rumah sakit ternyata membuat Anang Hermansyah kesulitan berkonsentrasi.

Padahal mantan suami Krisdayanti ini melaksanakan tugasnya sebagai juri di sebuah ajang pencarian bakat Indonesian Idol.

Sikap panik dan tak fokus Anang Hermansyah pun dibenarkan oleh rekannya, Ari Lasso.

Ari Lasso menyebut jika fokus Anang Hermansyah harus terpecah lantaran sang istri harus dirawat di rumah sakit.

Mantan vokalis Dewa 19 ini pun sempat mendoakan agar kondisi Ashanty segera membaik.

"Mas Anang mungkin rada enggak konsen, karena istrinya lagi dirawat di rumah sakit, mudah-mudahan cepat sembuh," kata Ari seperti dikutip TribunStyle.com dari GRID.id.

Berada di rumah sakit, benar saja istri Anang Hermansyah tersebut harus melewati beberapa tindakan.

Dijadwalkan, hari ini, Selasa (19/11), Ashanty seharusnya menjalani tindakan medis, yaitu biopsi dan endoskopi di bagian usus.

Melalui Instagram story-nya, Ashanty melontarkan pertanyaan seputar prosedur biopsi dan endoskopi.

"Ada yg tahu biopsi dan endoskopi di usus sakit nggk sih?" tanya Ashanty.

Namun rupanya dibalik kondisi kesehatannya yang memburuk, Ashanty mencoba menjelaskan kronologi dirinya dibawa ke rumah sakit lagi dalam kanal YouTube 'The Hermasyah A6'.

Dalam video tersebut terlihat seorang pedangan cilok, bernama Putra yang tak henti menitikan air mata tat kala melihat Ashanty terbaring lemah di ranjang rumah sakit.

Dalam video tersebut Ashanty juga menceritakan kondisinya hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

"Jadi Bunda kemarin bentol-bentol seluruh badan, sampai muka, sampai paha semua penuh semalaman," ujar Ashanty.

Ashanty pun lanjut menjelaskan jenis penyakit autoimunnya.

"Tiba-tiba enggak tahu bisa dua (penyebabnya). Bunda pengin banget makan martabak kan sudah lama enggak boleh makan martabak tuh. Tapi kata dokter bukan gara-gara itu, tapi karena autoimun Bunda itu nyerangnya ke tiroid.

"Nah, tiroid itu misalnya kita kekebalan tubuhnya terlalu berlebih, dia nyerang ke badan lagi, jadinya bentol satu badan gitu," terang Ashanty.

Ia pun menambahkan bahwa dirinya tak pernah mengalami dan memiliki alergi makanan seumur hidupnya.

Mendengar penyakit Ashanty yang membuat tubuhnya bentol-bentol dan menyerang tiroid, hal ini merujuk pada salah satu jenis penyakit autoimun ini.

Apa itu autoimun?

Apa itu penyakit autoimun yang diidap Ashanty, istri Anang Hermansyah?

Penyakit autoimun adalah suatu kondisi di mana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang tubuh kita.

Sistem kekebalan biasanya melindungi diri dari kuman seperti bakteri dan virus.

Ketika ada bakteri atau virus yang masuk, sistem kekebalan tubuh akan bereaksi untuk menyerang bakteri atau virus tersebut.

Biasanya, sistem kekebalan dapat membedakan sel asing dengan sel kita sendiri.

Namun pada penderita autoimun, sistem kekebalan justru keliru menyerang sel tubuh kita sendiri karena menganggapnya sebagai benda asing.

Lalu, sistem kekebalan tubuh akan melepaskan protein yang disebut autoantibodi yang menyerang sel-sel sehat.

Penyebab

Beberapa penyakit autoimun biasanya hanya menargetkan satu organ.

Namun, ada juga yang mempengaruhi seluruh tubuh seperti pada penderita systemic lupus erythematosus (SLE).

Para ahli belum mengetahui apa penyebab pasti penyakit autoimun ini.

Menurut riset 2014, wanita lebih rentan mengalami penyakit autoimun dengan perbandingan sekitar dua banding satu.

Seringkali, penyakit ini terjadi saat wanita telah berada di masa subur, yaitu sekitar usia 15 hingga 44 tahun.

Beberapa penyakit autoimun lebih sering terjadi pada kelompok etnis tertentu, seperti lupus yang mempengaruhi lebih banyak orang Afrika-Amerika dan Hispanik daripada Kaukasia.

Penyakit autoimun tertentu, seperti multiple sclerosis dan lupus, menular dalam keluarga.

Tidak setiap anggota keluarga memiliki penyakit yang sama, tetapi mereka mewarisi kerentanan terhadap kondisi autoimun.

Meningkatnya angka penderita autoimun membuat peneliti menduga faktor lingkungan seperti infeksi dan paparan bahan kimia atau pelarut juga berkontribusi pada penyakit ini.

"Diet Barat" adalah faktor risiko lain yang dicurigai mengembangkan penyakit autoimun.

Makan makanan tinggi lemak, tinggi gula, dan olahan tinggi diduga terkait dengan peradangan, yang mungkin memicu respons kekebalan.

Namun, hal ini belum terbukti.

Riset 2015 juga membuktikan kurangnya paparan sinar matahari bisa membuat sistem kekebalan tubuh manusia cenderung bereaksi berlebihan terhadap zat-zat yang tidak berbahaya.

Gejala

Gejala awal dari penyakit autoimun meliputi hal-hal berikut ini:

1. Kelelahan

2. Otot pegal

3. Bengkak dan kemerahan

4. Demam ringan

5. Kesulitan berkonsentrasi

6. Mati rasa dan kesemutan di tangan dan kaki

7. Rambut rontok

8. Ruam kulit

Pada beberapa penyakit autoimun juga memilii gejala tersendiri.

Misalnya, diabetes tipe 1 menyebabkan rasa haus yang ekstrem, penurunan berat badan dan kelelahan.

Lalu, ada juga penyakit inflamasi usus yang menyebabkan sakit perut, kembung dan diare.

Perawatan

Perawatan tidak dapat menyembuhkan penyakit autoimun, tetapi hanya dapat mengontrol respons imun yang terlalu aktif dan menurunkan peradangan atau setidaknya mengurangi rasa sakit dan peradangan.

Obat yang digunakan untuk perawatan autoimun antara lain: obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen (Motrin, Advil) dan naproxen (Naprosyn) obat penekan kekebalan tubuh Perawatan juga tersedia untuk meredakan gejala seperti rasa sakit, bengkak, kelelahan, dan ruam kulit.

Makan makanan yang seimbang dan berolahraga teratur juga dapat membantu kita mengatasi penyakit ini.

Jika perlu, kita harus menemui spesialis tertentu tergantung jenis penyakit yang kita miliki.

Misalnya, kita bisa menemui ahli reumatologi untuk mengobati penyakit sendi, seperti rheumatoid arthritis serta penyakit autoimun lainnya seperti sindrom Sjögren dan SLE.

Lalu kita bisa meminta bantuan ahli gastroenterologi untuk mengobati penyakit pada saluran gastrointestinal, seperti penyakit celiac dan Crohn.

Kemudian, kita bisa meminta bantuan ahli endokrin mengobati kondisi kelenjar, termasuk penyakit Graves, tiroiditis Hashimoto, dan penyakit Addison.

Untuk mengobati penyakit kulit psosiaris, kita bisa menemui dokter kulit. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul KABAR BURUK Ashanty, Sekujur Tubuh Istri Anang Hermansyah Makin Parah Dipenuhi Bentol-bentol, .

Editor: Syaiful Syafar

Loading...
LihatTutupKomentar
Loading...