Loading...

Ibu Tinggalkan Dua Buah Hati Main di Kolam Air, Lalu Histeris Cuma Temukan Baju dan Sandal Anaknya

Loading...

- Dua orang warga Dusun Lamparan, Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, ditemukan tewas, Kamis (14/11/2019) sore.

Kedua korban, yaitu Virjon (5) dan Yogi Guisa (3.5) ditemukan tewas setelah tenggelam di kolam penampungan air di persawahan di Dusun Lamparan.



"Awalnya ibu salah satu korban mengetahui dua anak itu masih bermain di sekitar rumahnya," kata Kapolsek Pakusari, AKP Yuliati Suviani, Jumat (15/11/2019).

"Si ibu sedang memasak," sambung dia.

AKP Yuliati Suviani menjelaskan, setelah memasak, ibu bernama Rika itu, mencari anaknya, Virjon.

Karena tidak menemukan di dekat rumahnya, dia mencari di sekitar rumahnya.

Sampai akhirnya, dia menemukan baju dan sandal sang anak di dekat kolam penampungan air di sawah milik Wahid.

Rika pun berteriak meminta tolong dan langsung mencari anak itu di kolam dengan bantuan warga.

Keduanya ditemukan sudah lemas di dasar kolam sedalam satu meter itu.

Kata AKP Yuliati Suviani, keduanya langsung dilarikan ke Puskesmas Pakusari.

Keluarga korban tenggelam di Dusun Lamparan, Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jumat (15/11/2019).
Keluarga korban tenggelam di Dusun Lamparan, Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jumat (15/11/2019). (ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM)
"Tetapi sampai Puskesmas, korban dinyatakan meninggal dunia," ujar AKP Yuliati Suviani.

Menurut AKP Yuliati Suviani, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh kedua balita itu.

Keduanya meninggal dunia akibat tenggelam di air.

Keluarga tidak menghendaki adanya autopsi dan korban dimakamkan di TPU setempat.

Sebelumnya pada 5 November lalu, dua anak tewas di Kecamatan Arjasa.

Kedua anak itu tewas saat bermain di dam sungai di dekat rumah mereka.

Kasus Serupa

Dua orang anak dikabarkan meninggal dunia akibat tenggelam di dam Dusun Kopang Kebun, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Selasa (5/11/2019) sore.

Kapolsek Arjasa, AKP Eko Basuki membenarkan dua orang anak tewas karena tenggelam tersebut.

"Ya, ada dua anak meninggal dunia karena tenggelam di dam," ujar AKP Eko Basuki kepada Surya (Grup TribunMadura.com).

Menurut AKP Eko Basuki, dua anak yang meninggal dunia adalah Dianatul Qoimah, dan Aini, semuanya warga Dusun Kopang Kebun, Desa Kemuning Lor.

Dianatul masih duduk di bangku kelas VI SD, sedangkan Aini masih berada di kelas IV.

AKP Eko Basuki mengatakan, dua anak itu bersama enam orang anak berkumpul di sebuah rumah warga di dusun tersebut.

Mereka kemudian menuju dam sungai untuk bermain air dan mandi di tempat itu.

Tiba-tiba kedua korban terpeleset saat sedang bermain gendong-gendongan.

Mereka terjatuh di daerah air yang dalam.

Melihat kedua orang temannya jatuh, salah satu anak yang bernama Latif berusaha menariknya.

Namun, pertolongan itu tidak membuahkan hasil.

Dam Dusun Kopang Kebun, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Selasa (5/11/2019).
Dam Dusun Kopang Kebun, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Selasa (5/11/2019). (Dok Polsek Arjasa)
Anak-anak yang lain akhirnya meminta tolong warga setempat.

"Warga setempat, itu bapak salah satu korban tiba di lokasi dan berusaha menolong keduanya," jelas AKP Eko Basuki.

"Namun, nyawa keduanya tidak berhasil diselamatkan setelah jatuh ke dasar sungai sedalam sekitar 3 meter," imbuh dia.

Tubuh kedua anak itu sempat dibawa ke RSUD dr Soebandi Jember.

Tetapi, kata AKP Eko Basuki, keluarga menolak dilakukannya autopsi.

"Keluarga menerima kejadian itu, dan menolak autopsi," ungkap AKP Eko Basuki.

"Kalau dari keterangan teman-teman korban, tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa ini," imbuhnya.

Kedua anak itu kemudian dimakamkan di TPU dusun setem

Artikel ini telah tayang di Tribunmadura.com dengan judul Ibu Tinggalkan Dua Buah Hati Main di Kolam Air, Lalu Histeris Cuma Temukan Baju dan Sandal Anaknya,
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari

Loading...
LihatTutupKomentar
Loading...